Home > Teknologi Web > Sistem Kerja dalam Teknologi Web

Sistem Kerja dalam Teknologi Web


Dalam teknologi web, terdapat beberapa tahapan yang dilalui dalam melakukam suatu permintaan (request). Permintaan (request) yang dikirim oleh user, tidak langsung diterima oleh server, tetapi melalui beberapa media.

Beberapa hal yang terlibat antara lain:

–          User

–          Browser

–          URL (Uniform Resource Locator)

–          Server, yang meliputi web server dan web files

Skema pada gambar berikut dapat dilihat di bawah ini:

Skema Teknologi Web

Skema Teknologi Web

Permintaan (request) diawali oleh user (pengguna) yang melalui perantara aplikasi yang disebut Browser. Tanpa browser, user tidak bisa melakukan request. Pada browser, user menuliskan URL (Uniform Resource Locator) pada address bar suatu browser. Dan URL ini yang akan menentukan tujuan yang akan diminta oleh user.

Browser akan membantu mencari alamat tujuan yang telah dituliskan. Dan browser akan melakukan request terhadap serve dengan HTTP Request. Setelah lokasi server ditemukan dan request diterima oleh server, serta “lolos” dari proxy server (jika ada), maka server akan menganalisa request dan mengirim respon sesuai dengan request.

Server sebagai web server akan mengambil web files yang sesuai dengan request yang telah dituliskan oleh user. Server akan mengirimkan respon sebagai HTTP Respone yang akan dikirim kepada browser yang melakukan request. Pada tahap ini, browser sebagai aplikasi perantara, akan menerima respon yang dikirim oleh server.

Setelah browser menerima respone, maka browser akan menampilkan (display) terhadap respon yang diterima dan user akan dapat melihat hasil dari apa yang telah direquest.

Pada saat melakukan request, server akan mengirim script yang akan dieksekusi. Maka, script yang akan dikirim hanyalah Client Side Scripting. Yaitu, script yang dieksekusi pada sisi client. Dimana user (client) akan dapat melihat script yang dikirimkan misalnya script HTML, Java Script, dll. User dapat melihat script tersebut pada browser:

View – Source atau Page Source

View Source

View Source

Sedangkan untuk Server Side Scripting adalah script yang hanya dieksekusi oleh server, dan client tidak akan dapat melihat script yang dieksekusi. Misalnya PHP, ASP, dll. Jika dilihat Source scriptnya, hanya akan ada script Client Side (biasannya HTML).

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: